Mengenal Sejarah Purwakarta

Mungkin tidak banyak orang yang mengenal sejarah Purwakarta, terutama para generasi muda. Padahal, kabupaten yang terletak “ 80 km sebelah timur Jakarta ini memiliki akar sejarah yang panjang, yaitu sekitar awal abad ke-17, tepatnya pada masa Sultan Agung Mataram berkuasa.

Saat ini, Purwakarta tengah menggeliat dengan gencarnya pembangunan di segala bidang. Posisinya yang strategis antara dua kota besar, Jakarta dan Bandung, membuat Purwakarta menjadi daerah incaran para investor.

Sejarah Purwakarta, Data, dan fakta

♣   Sejarah Purwakarta – Lokasi

Terletak di provinsi Jawa Barat, sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Karawang, Kabupaten Subang di bagian utara, dan  Kabupaten Bandung di bagian selatan. 

♣   Sejarah Purwakarta – Asal kata

Purwakarta berasal dari kata purZa yang artinya ‘permulaan’ dan karta yang berarti ‘ramai atau hidup’. Jadi, Purwakarta memiliki arti ‘mulai ramai atau mulai hidup’. Hal ini mengingatkan pada saat perpindahannya dari Wanayasa yang sepi ke Sindang Kasih yang lebih ramai

♣   Sejarah Purwakarta – Tempat Terkenal

     Sebenarnya, ada banyak tempat terkenal di Purwakarta. Namun, yang paling diketahui kebanyakan orang adalah sebagai berikut.

  • Waduk Jatiluhur. Selain dimanfaatkan sebagai sumber pengairan dan budi daya ikan, danau ini dimanfaatkan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Belakangan, danau ini dijadikan tujuan wisata.
  • Plered. Sejak dulu, daerah ini terkenal sebagai sentra kerajinan keramik tanah liat. Keramik Plered sudah diekspor ke mancanegara, antara lain Jepang, Belanda, Thailand, dan Singapura.
  • Gunung Parang. Wisata alam rock climbing, tempat yang terkenal di kalangan anak muda, khususnya di Jawa Barat. Situ Wanayasa. Situ wanayasa merupakan danau alam yang berada pada ketinggian 600 m Di atas Permukaan Laut. Situ Wanayasa yang memiliki luas sekitar 7 hektare terletak sejauh 23 km dari pusat Kota Purwakarta. Di Situ Wanayasa, pemandangannya masuh asri dan udaranya pun sangat sejuk. Situ ini berlatar belakang Gunung Burangrang.
  • Air terjun Curug Cipurut. Air terjun Curug Cipurut berlokasi sekitar 3 km ke arah Selatan Desa Wanayasa. Untuk mencapai Curug Cipurut, harus ditempuh dengan cara berjalan kaki. Curug ini merupakan tempat yang nyaman untuk berrekreasi. Selain itu,curug ini pun menjadi tempat favorit untuk melakukan hiking maupun camping ground. Objek wisata Curug Cipurut berada pada ketinggian 750 m di atas Permukaan Laut.
  • Situ Buleud. Situ Buleud merupakan danau yang berbentuk hampir bulat. Danau atau situ ini terletak di tengah Kota Purwakarta. Penamaan Situ Buleud diambil dari bentuk situ yang hampir bulat sempurna. Situ buleud pun merupakan ikon Kota Purwakarta. Menurut cerita, Situ Buleud dulunya adalah tempat pemandian badak. Pada masa pemerintahan kolonial Belanda, situ ini dijadikan sebagai tempat peristirahatan. Seiring perkembangan zaman, kini Situ Buleud menjadi tempat rekreasi dan olah raga penduduk Kota Purwakarta di hari Minggu dan hari libur
  • Sentra Industri Keramik Plered. Sentra industri keramik ini berlokasi sekitar 13 km dari pusat Kota Purwakarta. Sentra Industri keramik Plered ini diperkirakan sudah ada sejak 1904. Keramik-keramik yang dihasilkan Sentra Industri Plered ini berkualitas ekspor. Negara-negara yang menjadi tujuan ekspor keramik hasil dari sentra industri Plered ini antara lain Jepang, Belanda, Thailand, dan Singapura


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s