Info Tunjangan

7 Penyebab SK Tunjangan Profesi Tidak Terbit

 7 Penyebab SK Tunjangan Profesi Tidak Terbit

Mekanisme penerbitan Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP) menggunakan sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Data guru calon guru penerima tunjangan profesi yang ada di Dapodik dijadikan dasar Direktorat P2TK Dikdas untuk menerbitkan SKTP atau juga disebut SK Dirjen.

Direktorat P2TK Dikdas memverifikasi kelayakan calon penerima tunjangan profesi melalui Dapodik. Secara administratif, syarat yang harus dipenuhi adalah harus memiliki sertifikat pendidik, mengajar 24 jam sesuai sertifikasinya, dan memiliki Nomor Registrasi Guru (NRG).

Dilansir dari situs Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, setidaknya ada 7 penyebab guru tidak bisa dibuatkan SKTP. Pertama, jam linier kurang. Yang dimaksud linier yaitu mata pelajaran yang diajarkan dalam rombongan belajar (rombel) sesuai dengan sertifikasinya.  

Kedua, rombel tidak normal. Kondisi tidak normal ini terjadi ketika Jumlah Jam Mengajar (JJM) per rombel melebihi aturan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) tentang jumlah jam mengajar. Ketiga, data kelulusan tidak ditemukan. Maksudnya, data kelulusan sertifikasi tidak valid.

Keempat, status Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) tidak ditemukan. Kelima, guru calon penerima tunjangan profesi sudah memasuki masa pensiun. Keenam, isian data tidak lengkap baik pada golongan dan masa kerja untuk PNS maupun data rekening bank (nomor akun, nama bank, cabang). Ketujuh, ia tidak diusulkan Suku Dinas/Dinas karena sesuatu hal.

Guru yang belum menerima tunjangan segera lengkapi data pada aplikasi Dapodik. Dana tunjangan yang belum diterima guru akan dirapel dan digabungkan pada penyaluran triwulan berikutnya dan tak ada pemotongan.

Mekanisme Penerbitan SK Tunjangan Profesi Guru
Salah satu kriteria guru penerima tunjangan profesi sebesar satu kali gaji pokok adalah guru yang memiliki Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP). SK Tunjangan Profesi atau juga dikenal dengan SK Dirjen dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk satu tahun berjalan.Mulai 2013 berdasarkan Petunjuk Teknis Pembayaran Tunjangan Profesi Guru, mekanisme yang digunakan untuk penerbitan SKTP dilakukan melalui 2 cara yaitu dengan cara digital dan manual. Status penerbitan SKTP bisa dicek secara online melalui website Direktorat P2TK Pendidikan Dasar.

Mekanisme Penerbitan SK Tunjangan Profesi Guru
Cara Cek Status SKTP

Secara digital yaitu menggunakan sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik). SKTP diterbitkan oleh Direktorat P2TK terkait secara otomatis dengan menggunakan data PTK dari Dapodik sehingga dinas pendidikan kabupaten/kota tidak perlu melakukan verifikasi data pendukung persyaratan calon penerima tunjangan profesi.

Penerbitan SKTP secara manual yaitu Dinas pendidikan kabupaten/kota melakukan verifikasi data pendukung persyaratan calon penerima tunjangan profesi. Setelah data dinyatakan valid, Direktorat P2TK terkait menerbitkan SKTP.

Selain memiliki SKTP, calon penerima tunjangan harus memenuhi kriteria lainnya, seperti; (1) Guru yang mengajar pada satuan pendidikan di bawah binaan Kemendikbud kecuali guru pendidikan agama. (2) Memiliki sertifikat pendidik yang telah diberi satu Nomor Registrasi Guru (NRG). (3) Memenuhi kewajiban melaksanakan tugas paling sedikit 24 jam per minggu sesuai dengan sertifikat pendidik yang dimilikinya.

Jadwal Lengkap UKG Sertifikasi Guru 2014
Jadwal lengkap pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG) 2014.
UKG sertifikasi guru 2014 dilaksanakan pada tanggal 24 sampai 28 Februari. 

Sebelum mengikuti tahapan sertifikasi guru 2014, baik melului pola PLPG maupun PPG. Guru yang belum memiliki sertifikat pendidik harus terlebih dahulu mengikuti Uji Kompetensi Guru (UKG) 2014. Pelaksanaan UKG 2014 dilaksanakan di setiap kota/kabupaten pada tempat ujian telah ditetapkan oleh dinas pendidikan setempat.

Tidak ada banyak perubahan tentang proses uji komptensi bagi guru belum bersertifikat ini. UKG 2014 masih akan dilaksanakan secara online dengan aplikasi yang tidak berbeda dengan tahun sebelumnya. Berikut jadwal lengkap pelaksanaan UKG 2014, yang SekolahDasar.Net kutip dari forumptk.org (31/01/2014).

  • Pengumuman pelaksanaan UKG kepada seluruh calon peserta UKG 2014 tanggal 20 Februari 2014. Pengumuman akan dilakukan oleh Dinas pendidikan kota/kabupaten dan LPMP.
  • Pembagian kartu peserta akan dilaksanakan pada tanggal 20 s.d 22 Februari 2014. Setiap peserta wajib membawa kartu peserta ketika akan mengikuti UKG. Pemeriksaan identitas peserta ini akan dilakukan oleh pengawas ruangan UKG.
  • Pelaksanaan UKG secara online dilaksanakan pada tanggal 24 s.d 28 Februari 2014.
  • Pelaksanaan UKG secara offline/manual dilaksanakan pada tanggal 27 Februari 2014. Pelaksanaan secara manual/offline ini khusus bagi daerah-daerah tertentu yang infrastrukturnya tidak mendukung pelakasanaan UKG secara online.
  • Pemantauan dan Evaluasi akan langsung dilaksanakan oleh BPSDMPK PMP bersama Dinas pendidikan kabupaten/kota dan LPMP pada tanggal 25 s.d 28 Februari 2014.
  • Pengolahan hasil UKG 2014 akan dilakukan oleh BPSDMPK PMP pada tanggal 2 s.d 5 Maret 2014.
  • Pengumuman hasil pelaksanaan UKG 2014 akan disampaikan langsung oleh BPSDMPK PMP melalui website pada tanggal 11 Maret 2014.

UKG 2014 diikuti oleh calon peserta sertifikasi guru yang belum mengikuti UKG 2013. Jadi guru yang telah mengikuti UKG tahun 2013 tidak perlu mengikuti UKG 2014, kecuali bagi guru yang mengubah bidang studi sertifikasi, tidak lagi sesuai dengan bidang studi sertifikasi pada saat UKG 2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s